Rabu, 25 Februari 2009

Islam: Agama yang Berkembang Paling Pesat


Selama 20 tahun terakhir, jumlah kaum Muslim di dunia telah meningkat secara perlahan. Angka statistik tahun 1973 menunjukkan bahwa jumlah penduduk Muslim dunia adalah 500 juta; sekarang, angka ini telah mencapai 1,5 miliar. Kini, setiap empat orang salah satunya adalah Muslim. Bukanlah mustahil bahwa jumlah penduduk Muslim akan terus bertambah dan Islam akan menjadi agama terbesar di dunia. Peningkatan yang terus-menerus ini bukan hanya dikarenakan jumlah penduduk yang terus bertambah di negara-negara Muslim, tapi juga jumlah orang-orang mualaf yang baru memeluk Islam yang terus meningkat, suatu fenomena yang menonjol, terutama setelah serangan terhadap World Trade Center pada tanggal 11 September 2001. Serangan ini, yang dikutuk oleh setiap orang, terutama umat Muslim, tiba-tiba saja telah mengarahkan perhatian orang (khususnya warga Amerika) kepada Islam. Orang di Barat berbicara banyak tentang agama macam apakah Islam itu, apa yang dikatakan Al Qur'an, kewajiban apakah yang harus dilaksanakan sebagai seorang Muslim, dan bagaimana kaum Muslim dituntut melaksanakan urusan dalam kehidupannya. Ketertarikan ini secara alamiah telah mendorong peningkatan jumlah warga dunia yang berpaling kepada Islam. Demikianlah, perkiraan yang umum terdengar pasca peristiwa 11 September 2001 bahwa "serangan ini akan mengubah alur sejarah dunia", dalam beberapa hal, telah mulai nampak kebenarannya. Proses kembali kepada nilai-nilai agama dan spiritual, yang dialami dunia sejak lama, telah menjadi keberpalingan kepada Islam.

Hal luar biasa yang sesungguhnya sedang terjadi dapat diamati ketika kita mempelajari perkembangan tentang kecenderungan ini, yang mulai kita ketahui melalui surat-surat kabar maupun berita-berita di televisi. Perkembangan ini, yang umumnya dilaporkan sekedar sebagai sebuah bagian dari pokok bahasan hari itu, sebenarnya adalah petunjuk sangat penting bahwa nilai-nilai ajaran Islam telah mulai tersebar sangat pesat di seantero dunia. Di belahan dunia Islam lainnya, Islam berada pada titik perkembangan pesat di Eropa. Perkembangan ini telah menarik perhatian yang lebih besar di tahun-tahun belakangan, sebagaimana ditunjukkan oleh banyak tesis, laporan, dan tulisan seputar "kedudukan kaum Muslim di Eropa" dan "dialog antara masyarakat Eropa dan umat Muslim." Beriringan dengan berbagai laporan akademis ini, media massa telah sering menyiarkan berita tentang Islam dan Muslim. Penyebab ketertarikan ini adalah perkembangan yang terus-menerus mengenai angka populasi Muslim di Eropa, dan peningkatan ini tidak dapat dianggap hanya disebabkan oleh imigrasi. Meskipun imigrasi dipastikan memberi pengaruh nyata pada pertumbuhan populasi umat Islam, namun banyak peneliti mengungkapkan bahwa permasalahan ini dikarenakan sebab lain: angka perpindahan agama yang tinggi. Suatu kisah yang ditayangkan NTV News pada tanggal 20 Juni 2004 dengan judul "Islam adalah agama yang berkembang paling pesat di Eropa" membahas laporan yang dikeluarkan oleh badan intelejen domestik Prancis. Laporan tersebut menyatakan bahwa jumlah orang mualaf yang memeluk Islam di negara-negara Barat semakin terus bertambah, terutama pasca peristiwa serangan 11 September. Misalnya, jumlah orang mualaf yang memeluk Islam di Prancis meningkat sebanyak 30 hingga 40 ribu di tahun lalu saja.

8 Alasan Memilih PARTAI KEADILAN SEJAHTERA


PKS PEDULI,

1. TERBUKTI Peduli Sepanjang Masa

Aksi kemanusiaan terbesar PKS untuk bencana terbesar yaitu 26 Desember 2004 yang lalu adalah hari yang tidak dapat dilupakan orang di berbagai belahan dunia, lebih-lebih bagi mereka yang menjadi korban bencana.

Peristiwa tsunami yang terjadi di Aceh merupakan salah satu bencana tsunami terbesar di sepanjang sejarah tragedy manusia.

Gempa besar yang disusul itu telah merengut puluhan ribu jiwa dan mengakibatkan kerusakan tak terkira, hamper semua pesisir rata dengan tanah.

Rasa kemanusiaan itulah yang menyulutkan kepedulian PKS untuk melakukan Operasi Kemanusiaan. Lebih dari dari 20.000 relawan diterjunkan. Memberi bantuan senilai kurang lebih 55 milyar.

Mendirikan posko bantuan dan menyalurkan bantuan sebanyak 3.300 ton.

Mengirim tim medis, tim evakuasi dan lain-lain.

Inilah Operasi Kemanusiaan terbesar yang dilakukan PKS, sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap musibah yang menimpah saudara sebaangsa. Selain di Aceh, juga turut membantu korban bencana gempa di Yogyakarta dan Sumatera Barat.



TERBUKTI Cepat Tanggap

Banjir besar yang melanda Jakarta pada januari 2007, telah mengetuk rasa kemanusiaan. Puluhan orang meninggal karena hanyut dan tenggelam, ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal. Maka PKS segera melakukan aksi kepedulian….

Lebih dari 180 posko bantuan didirikan oleh Pos Penanggulangan Bencana (P2B) PKS yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta. Menerjunkan para relawan P2B yang telah teruji di medan bencana juga melakukan evakuasi korban yang terjebak banjir.

PKS juga melakukan aksi kepedulian bencana banjir didaerah Jember, Trenggelek , Sinjai-Sumsel , Gorontalo, dan Bolaang

2. TERBUKTI Peduli Perempuan

Pos Wanita Keadilan (Pos-WK) adalah sebuah program pelayanan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang merupakan program unggulan dari bidang kewanitaan Partai Keadilan Sejahtera di seluruh wilayah hukum Indonesia.

Sebanyak 4500 Pos Wanita Keadilan (POS WK) di seluruh Indonesia siap melayani kesehatan ibu dan anak, pendidikan anak usia dini (PAUD), taman bacaan, baksos dll.



TUJUAN POS WK :

1. Terkokohnya citra dan realitas partai Keadilan Sejahtera sebagai partai dakwah yang peduli pada masyarakat.

2. Terekrutnya masyarakat luas sebagai anggota dan pendukung partai.

3. Terciptanya kepercayaan masayarakat terhadap Partai Keadilan Sejahtera sebagai pimpinan dan pengarah masayarakat.

4. Munculnya kader-kader wanita keadilan PKS sebagai tokoh dan pemimpin masyarakat di sector social.



ARAHAN PROGRAM POKOK POS WK :

1. Sadar Agama

2. Sadar Sosial dan politik

3. Sadar Pendidikan dan Keterampilan

4. Sadar Ekonimi Keluarga

5. Sadar Pangan dan Gizi Keluarga

6. Sadar Kesehatan dan Lingkungan





PKS BERSIH,

3. TERBUKTI Berani melawan korupsi

“Tidak ada kata kapok dalam menegakkan kebenaran”

Ketua DPRDKota Bengkulu

Ahmad Zarkasih, SP

Pengungkap kasus dugaan korupsi Walikota Bengkulu itu justru di penjara dengan tuduhan pencemaran nama baik.“Kenapa malu?, Bapak kan enggak korupsi”

Roidah puteri Ahmad Zarkasih

“Di mata kami dia pejuang bagi keluarga dan warga Bengkulu”

Eko Sulistyowati istri Ahmad Zarkasih

Kasus berawal ketika Zarkasih masih menjadi Ketua DPRD Kota Bengkulu. Merasa tersinggung, Walikota Chalik melaporkan Zarkasih ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik. Kejaksaan ternyata lebih memperhatikan laporan Chalik daripada laporan Zarkasih.





4. TERBUKTI Anti Korupsi



PKS SELALU MENGEMBALIKAN

DANA GRATIFIKASI KE KPK

TOTALNYA RP. 1,9 MILIAR



Terkait kasus alih fungsi Hutan Lindung Tanjung Api-Api, semua anggota komisi IV DPR dari PKS (4 orang) telah menyerahkan seluruh dana gratifikasi tersebut dalam dua tahap. Yang pertama adalah pada November 2006 dan Juli 2007. "Totalnya Rp. 400 juta" ujar dia. Selain Suswono, anggota lainnya adalah Djalaluddin Asy-Syatibi, Syamsu Hilal, dan Tamsil Linrung.

Pengembalian dana gratifikasi tersebut dibuktikan dengan telah terbitnya Surat Keterangan dari KPK tentang status kepemilikan gratifikasi bernomor KEP-328K/KPK/XII/2007 dan KEP-328W/ KPK/XII/ 2007.



5. TERBUKTI Reformis



Pada 2 Januari 2009, ratusan ribu anggota dan simpatisan PKS di Jakarta melakukan aksi damai. “Hari ini kita kembali memperingati penjajahan Israel terhadap Palestina. Hari ini kita kembali memperingatkan rasa persaudaraan kita, kepada saudara kita yang ditindas oleh Zionis Israel

Melalui seruan “one man one dolar”, sampai saat ini penggalangan dana berhasil terhimpun sebesar Rp. 10 Milyar. Aksi kepedulian kemanusiaan ini diharapkan dapat membangun kesadaran seluruh umat Islam dunia untuk bersatu. “Kita minta semua Negara, semua pihak, semua pimpinan Negara bersatu melawan Israel dan Amerika” kata pimpinan PKS Tifatul Sembiring.





PKS PROFESIONAL,

6. TERBUKTI Solid, tanpa perpecahan



Karena Bersih, Peduli, Profesioanal bukan sekedar slogan

Perolehan suara pada pemilu 2004 yang sangat peduli” bukan semata slogan, tapi kristalisasi bukti-bukti di lapangan sejak partai ini berdiri tahun 1998 (sebelum Partai Keadilan). “Bersih Peduli” Bersih Peduli dengan mudah diatribusikan kepada PKS karena memang nilai-nilai itu dapat dilihat dan dirasakan oleh masyarakat.

Sejak 1998-2009, PKS tetap solid, utuh dan kuat, dengan 33 DPW, 467 DPD, 5.000 DPC dan lebih dari 900.000 orang kader.



7. TERBUKTI Profesional

Kader Kami Memberi Prestasi Bukan Janji

“Lebih dari 24 tahun mengimpor beras, akhirnya swasembada” beras di Indonesia tercapai juga. Swasembada tahun 2008 ini berbeda dibandingkan tahun 1984 karena swasembada kali ini tanpa sedikit pun dibarengi impor beras. Lain cerita pada 1984, dimana swasembadamasih dibarengi dengan impor beras 414.300 ton”

Yang menggembirakan tentu saja hal ini tidak terlepas dari kerja dan kinerja seluruh jajaran Departmen Pertanian yang saat ini dipimpin oleh seorang kader PKS yaitu : DR. Anton Apriantono.



Berkat kesungguhan, kerja keras, jujur dan transparan maka buah-buah prestasi pun bertebaran. Kader PKS yang menjabat Walikota Depok saat ini membuktikan hal itu. Dibawah kepemimpinan DR. Nur Mahmudi Ismail, Kota Depok terus mendapat beragam prestasi. Prestasi itu adalah :

· Angka kematian bayi terendah se Indonesia

· Angka kematian ibu terendah se Indonesia

· Angka harapan hidup no-2 se Indonesia

· Administrasi kepegawaian terbaik No. 2 se- Indonesia

· Administrasi Dana Alokasi Umum (DUA) terbaik se Indonesia

· Tranfaransi tender pengadaan barang dan jasa palng transfaran se Indonesia, dll.



8. TERBUKTI Dipercaya

Alhamdulillah, PKS semakin dipercaya

Hasil Survey PUSKAPTIS (Desember 2008 yang lalu), tingkat elektabilitas PKS sebesar 14,21% menempatkan PKS dalam urutan 3 Besar Partai Politik.

Survey Politik mutakhir yang dilakukan Pusat Kajian kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) Menempatkan PDI Perjuangan mendapatkan dukungan sebesar 24,30% responden, kemudian disusul oleh Partai Demokrat (19,44 %), PKS (14,21%) dan partai Golkar (11,96 %).

Golput Meningkat, PKS Makin Kuat


Mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid membantah anggapan bahwa PKS diuntungkan oleh fatwa MUI yang mewajibkan umat Islam di Indonesia menggunakan hak pilih pada Pemilu 2009. PKS justru lebih diuntungkan bila jumlah golput di Indonesia meningkat. Mengapa?

"Justru bila banyak orang yang golput, PKS malah diuntungkan, karena pemilih PKS itu loyal semuanya. Jadi ini tidak akan memengaruhi," kata mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid di Gedung MPR, Jakarta, Selasa (27/1).

Menurut Hidayat, PKS menyambut baik keputusan MUI tersebut. Dia berharap fatwa ini bisa menampilkan kinerja yang baik bagi pemerintah, KPU, caleg, dan parpol di pemilu mendatang. "Ini (fatwa haram golput) juga bisa memberikan semangat bagi pemilih untuk datang ke TPS," ujarnya.

Hidayat membenarkan bahwa memang tidak ada Undang-undang yang mengatur soal tidak memilih (golput), yang diatur adalah hak memilih. "Saya menyambut baik keputusan itu, karena saya yang mengusulkan," imbuhnya.

Fatwa haram ini, lanjut dia bukan kali pertama ada. Sebab, Sebelumnya MUI Jatim sudah menerapkan fatwa haram golput dalam Pilkada Jatim.(inilah.com)

Suara PKS Terdongkrak Iklan


Jakarta — PKS menikmati manisnya hasil tayangan serial iklan politiknya yang kontroversial. Partai dakwah itu, dalam survei mutakhir LRI, mampu menembus perolehan suara sebesar 11,6 persen. Meskipun masih jauh dari harapan PKS, 20%, angka ini mencerminkan sebuah kemajuan.

Perolehan angka dalam survei yang dilakukan Lembaga Riset Informasi (LRI) ini memang cukup mengejutkan. PKS berada pada posisi empat besar. Sementara 3 parpol di atasnya adalah Partai Golkar (20,1 persen), Partai Demokrat (15,5 persen) dan PDI Perjuangan (15,3 persen). Capaian itu tentu melewati nominal yang diraih PKS pada Pemilu 2004 yang hanya mencapai 7,3 persen. Survei-survei sebelumnya pun juga mencatat PKS hanya mampu memperoleh 4 persen (LSI) dan 6,2 persen (LSN).

Meski hasilnya 'menggembirakan', tetap saja LRI dianggap tidak akurat. PKS masih berkeyakinan mampu meraih 14-15 persen suara. "Hasil LRI tidak akurat. Saat ini suara pemilih atau koresponden masih akan terus berubah. Riset PKS di lapangan menunjukkan perolehan suara PKS jauh lebih optimis, yaitu mencapai 14-15%," kata Sekjen DPP PKS Anis Matta PKS.

Menurut Anis, riset yang dilakukan LRI juga belum memadai. Faktor partai politik tidak dijadikan salah satu ukuran dalam survei tersebut. "Bulan Januari pasti belum dilihat. Padahal strategi parpol saja baru dibentuk pada bulan itu dan dilancarkan pada bulan Februari. Sedangkan survei ini paling hanya dilakukan selama 2 minggu," ujar Anis.

Analis politik Bachtiar Effendy berpendapat iklan politik yang ditayangkan PKS memang kreatif. Namun, pariwara itu tidak bisa dijadikan jaminan suara PKS akan terus terdongkrak. PKS tetap membutuhkan upaya ekstra.

"Langkah-langkah PKS, yang memunculkan kadernya yang di kabinet dalam iklan kampanyenya mrupakan langkah yang kreatif, tapi itu semua tidak secara otomatis akan membuat orang memilih PKS," nilai staf pengajar UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta ini.

"Tapi itu hanya petunjuk saja yang belum punya nilai absolutnya. Sesungguhnya bukan sesuatu yang mustahil bagai PKS untuk mencapai targetnya, karena pada 2004 saja PKS mengalami kenaikan 600%," cetus Bachtiar.

Bila target terpenuhi, lanjut dia, maka dapat diartikan PKS berhasil 'menyabotase' pemilih dari partai Islam lain seperti PKB, PAN, PBB, PBR dan PPP. Apalagi, parpol tersebut tidak ada yang seagresif PKS dalam beriklan.

"Saya tidak melihat iklan-iklan PKS sebagai hal yang blunder. Sebab partai Demokrat saja memonopoli keberhasilan pemerintah adalah keberhasilan SBY. Yang dilakukan PKS kan tidak hanya mengkalim keberhasilan Menteri Pertanian Anton Apriantono. Iklan-iklan PKS itu menunjukkan kalau PKS itu kreatif dan punya dana yang cukup untuk Pemilu," tandas Bachtiar.

Pakar Marketing Politik dari UI, Firmanzah meyakini angka 15 persen suara masih mampu diraih PKS. Karena itu, ia memprediksi PKS mampu menggalang kekuatan dengan parpol lain saat pilpres mendatang. “PKS akan kuat saat semua partai ingin berkoalisi,” ucapnya.

Hasil survei yang dirilis LRI memang cukup mengejutkan. Selain menempatkan Golkar sebagai pemenang, survei ini juga menampilkan PKS sebagai parpol penghuni kelompok 4 besar.

Bila itu yang terjadi, artinya strategi marketing PKS mengusung iklan yang menuai polemik cukup mengena sasaran dan menjang gerilya politik yang tiada henti yang dilakukan PKS. Tetapi, PKS sudah sepatutnya waspada karena 44 hari mendatang masih merupakan hari kritis yang dapat memutarbalikkan keadaan.(inilah demokrasi)