Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 November 2010

Gunung


karya Rafli AlHamdi

Gunung kau indah sekali
Disana aku bisa melihat macam macam pohon
Gunung kau penyelamat bumi
Rasanya aku ingin sekali naik gunung
Disana sangatlah dingin
Kesanapun sangat mudah
Kuharap libur kai ini ke gunung
Karena aku sangat menginginkannya
Gunung aku mencintaimu

Kamis, 21 Oktober 2010

Garuda di Dadaku


by Ihsan

Oh garuda
Engkaulah pahlawanku
Garuda didadaku itulah impianku
Engkaulah yang berada di dadaku
Engkaulah yang aku banggai

Garudalah yang mempunyai keberanian
Garudalah pemimpin Indonesia
Ialah seorang pahlawan yang tak pernah menyerah
Garuda jangan menyerah
Engkaulah kebangsaanku

Bunda



Bunda kau mendidikku membesarkanku selama 9 bulan 10 hari
Menahan sakit, tidur tidak bisa,makan susah
Di hari persalinan mu kau memper taruhkan nyawa mu
Kau berkatatidak apa aku mati yg penting anakku selamat
Lalu dokter datang dengan pisau untuk mengoperasi perutmu
Untuk mengeluarkanku , ketika ku keluar sura tangis memenuhi ruangan
Kau melihatku dengan penuh sayang kau berkata semoga anak ini menjadi anak yang sholeh sewaktu ku tumbuh besar kau mendidikku merawatku
Tapi kadang ku kasar padamu
Ku minta maaf dan sekaligus terima kasih kepada bunda ku
Made
by; Raihan

Garuda di Dadaku


Demi mencari satu bola
Demi mencari satu kemenangan
Demi yang terbaik di asia
Demi membanggakan Negara
Dan tetap bermain sportif
Itulah burung garuda
Yang selalu tertempel di dada
Aku bangga memakai baju itu
Kerena aku ingin mencari suatu bola
Dan satu tekad
By:Tashim

Garuda di Dadaku




Garuda didadaku. garuda adalah tim yang kubangga kan
Di Indonesia garuda itu adalah tim yang hebat
Aku sangat suka Indonesia. Dan Indonesia
Pernah main di aff aku yakin suatu saat
Indonesia masuk piala dunia semua pasti
Mendukung indonesia di slalu bermain sportiv
Tidak pernah kasar aku akan slalu mendukungmu hingga akhir zaman
Saat ini Indonesia lagi bertanding melawan maladewa
Dan Indonesia menang 3-0
By:Sadam

Hati Damai


karya M. Rezki Nurismedi

Hati damai dalam sekolahan
Banyak teman, banyak guru
Yang baik hati. di sekolah aku
Mencari ilmu .agar masa depanku
Lebih baik.disini diajarkan
Untuk mengenal Allah.diajari budaya
Dan sains.guru tidak pernah lelah
Untuk memberi anak murid
Ilmu dan tidak mengharap balasan

Rabu, 22 September 2010

Sang Pencerah Dalam Pandangan Orang Biasa




Rabu, 16 September 2010 jam 15.00 (Toeng!!!! resmi banget awalnya. Hehhehhehe ) tanggal dan hari itu adalah waktu aku dan teman-teman nonton berempat Sang Pencerah di 21 PIM. Penasaran itu yang ada dibenakku tentang film ini. Karena aku dilahirkan oleh keluarga NU, dibesarkan pada lingkungan Muhammadyah, dan kerja pada lingkungan yang majemuk. Makanya aku penasaran dengan sosok Ahmad Dahlan yang sering aku dengar itu dari teman-teman yang sekolah di Muhammadyah.

Setelah menonton film besutan Hanung Bramantyo ini, aku bisa simpulkan film ini penuh dengan Keputusasaan, Kesetiaan, dan Pengharapan. Dari awal sampai akhir film yang dibintangi oleh Lukman Sardi ini Sangat Penuh Keputusasaan ini disebabkan karena tokoh ini berperan sebagai agent of change atau dengan kata lain adalah seorang perubah. Dan yang namanya berubah maka akan “melawan” kebiasaan atau dengan kata lain mengalami yang namanya pergesekan. Jangankan yang namanya merubah kebiasaan merubah posisi mata dari yang terbuka menjadi tertutup itu pun pasti mengalami “gesekan” yang membutuhkan waktu dan tenaga. Jadi suatu perubahan itu pasti membutuhkan yang namanya perubah, sesuatu yang dirubah, tenaga dan waktu.
Ahmad Dahlan yang ingin merubah kebiasaan yang menurutnya tidak berdasarkan aturan agama yang sebenarnya ini sangat penuh dengan pergesekan karena merubah sesuatu kebiasaan itu sangat sulit, dan karena sulitnya itu Sang Perubah pasti mengalami yang namanya keputusasaan. Tapi meskipun sering mengalami hopeless Ahmad Dahlan tetap bisa bangkit kembali karena dia dikelilingi oleh orang-orang yang selalu mendukungnya. Ia disana ada istrinya yang setia dan murid-murid yang selalu berada dibelakangnya. Maka lepasnya pengharapan itu bisa digantikan dengan pengharapan yang menggebu.

Ahmad Dahlan sangat beruntung ia mendapatkan istrinya yang sholehah. Ketika ia mendapat masalah sang istri meskipun tidak banyak berbicara selalu disamping ia, hmm apa lagi aku sangat menyukai keromantisan yang ditunjukkan oleh sang istri. Bagiku ada dua kejadian yang sangat romantis ditontonkan oleh sang istri. Yang pertama adalah pada saat sang suami curhat tentang masalahnya sambil makan ubi rebus, hmm istrinya yang diperankan oleh Zaskia Adya Mecca mengupas kulit ubi yang akan dimakan oleh suaminya lalu memberikan kepada Ahmad Dahlan. Hmm sangat romantis, mungkin bagi orang itu hal yang sepele tapi disanalah letak keromantisan sang istri. Adegan kedua yang romantis menurutku adalah adegan pada saat sang istri memberikan uang tabungannya kepada sang suami untuk kembali mendirikan musholah yang telah dirubuhkan oleh masyarakat yang tidak sepaham dengan Dahlan. Benarlah bahasa Quran bahwa “…..mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka.” (Al Baqoroh:187). Suami dan istri itu saling melindungi dan memperindah (Allah aku mau make a wish dl semoga aq dapat istri yang shalehah dan romantis.aaaaamiin).
Film ini kalau aku nilai adalah film biografi dari Ahmad Dahlan karena kelihatan sekali bahwa tokoh yang lain hanyalah pelengkap dari cerita. Sehingga konflik yang ada pada cerita adalah masalah yang dihadapi oleh Ahmad Dahlan. Salah satu masalah yang buat aku kecewa adalah ketika masalah perdebatan masalah kiblat yang saat yang lalu juga kita alami. Ahmad Dahlan sadar bahwa kiblat masjid dalam cerita tidak sesuai dengan arahnya lalu ia mengajak berdiskusi semua tetua agama. Aku pikir dengan ilmu dan alasan yang ia punya ia akan menjelaskan kepada tetua agama tentang pendapatnya, tapi lagi-lagi itu terbentur dengan pendapat seorang tetua yang menyatakan bahwa peta yang ia gunakan adalah buatan orang kafir, padahal ketika adegan ia digugat tentang madrasyah yang didirikan menggunakan meja dan meniru orang kafir bisa dijawabnya dengan mengembalikan omongan.

Pada adegan itu yang aku sangat sayangkan karena dari awal tokoh ini berfungsi merubah kebiasaan yang melanggar aturan syar’i tapi pada peristiwa yang penting itu ia “kalah” karena alasan peta itu buatan kafir. Tapi ada satu adegan yang sangat aku suka selain adegan romantis adalah adegan ketika Ahmad Dahlan ditanyai oleh muridnya apa yang dimaksud dengan agama, Sang Kiai tidak menjawab langsung apa yang dimaksud dengan agama tetapi ia malah memainkan biola yang ia dapat pada saat perjalanan haji. Dengan indahnya ia memainkan biola itu sampai-sampai semua orang yang mendengarkan tertidur. Lalu Ahmad Dahlan menjawab bagaimana rasanya? Murid-murid pun menjawab sangat indah dan buat tenang. Lalu ia pun menjelaskan bahwa begitulah agama. Tidak lama dari itu ia meminta muridnya yang diperankan oleh Jushoa Suherman untuk memainkan biolanya, sang murid yang memang tidak bisa memainkan biola memainkan biola dengan suara yang tidak enak didengar. Lalu sang kiai bertanya lagi bagaiman rasanya. Dengan jujur para murid menjawab tidak enak didengar, kacau dan merusak pendengaran. Lalu lagi-lagi sang kiai menjelaskan itulah agama jika tidak berdasarkan ilmu.

Tapi dibalik semua itu film ini aku pikir layak untuk jadi tontonan yang menuntun, tontonan yang memotivasi. Tontonan yang mengingatkan bahwa kita harus selalu berubah, berubah dengan alasan yang kuat dan mengarah kepada kebaikan. Film yang mengajarkan bahwa mengajar itu tidak harus kaku, yang mengajarkan bahwa mengajar itu harus melek dunia sekitar sehingga up to date.
Teruslah berubah karena jika kita tidak mengalami perubahan pertanda kita sudah mati ( orang biasa)

Palembang, 22092010
2:07 PM
Thoriq SITAF

Senin, 20 September 2010

Sinopsis Sang Pencerah


Sang Pencerah, itulah judul film yang mengangkat kisah Pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan. Sebuah film yang akan mengenalkan kita pada sosok yang sudah berkontribusi sangat besar bagi pendidikan di Indonesia. Karena sebagaimana kita tahu, KH Ahmad Dahlan adalah yang memberikan pendidikan pada rakyat kelas bawah melalui pesantrennya.

Banyak sumber sejarah bahkan menyatakan bahwa KH Ahmad Dahlan lah yang sebenarnya lebih layak disebut bapak pendidikan, karena Ia lebih dulu dari Ki Hajar Dewantara dalam memberikan kesempatan ‘sekolah’ pada rakyat kecil.

Film yang diperkirakan menghabiskan biaya produksi sebesar 12 miliar rupiah ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Aktor ternama Lukman Sardi yang diberi kepercayaan memerankan KH. Ahmad Dahlan. Film ini sendiri menurut keterangan Hanung akan diluncurkan pada bulan puasa 2010 ini atau bulan Agustus/September dan akan serentak tayang di bioskop-bioskop tanah air.

Selain Lukman Sardi, film ini melibatkan aktor lainnya seperti Slamet Rahardjo, Sujiwo Tejo, Ikranegara, Zaskia Mecca dan yang mengejutkan adalah Giring Nidji.

Lokasi syuting untuk film yang diangkat dari buku Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basra ini dilakukan di Kampung Kauman, Kota Yogyakarta, serta beberapa tempat di daerah lain seperti Ambarawa (Jawa Tengah), dan Bogor.

Saya pribadi, sangat antusias menyambut film Sang Pencerah ini, karena menurut saya memang sangat dibutuhkan sebagai pencerahan sejarah, nilai perjuangan bangsa dan nilai-nilai ke Indonesia-an lainnya untuk diangkat ke layar lebar, ditengah film-film kuning yang kini dominan diproduksi ditanah air.

Setelah Film Soe Hoe Gie, Naga Bonar, Laskar Pelangi, Sang Pencerah, tentunya dinantikan karya-karya lainnya dari sineas kita terutama yang mengangkat kisah dan sejarah tokoh dan perjalanan bangsa ini, biar kita dan generasi yang akan datang tidak kehilangan akar sejarah bangsanya.

Deni Andriana

PENASARAN LIHAT SAJA TRILLERNYA

Sabtu, 21 Agustus 2010

Satu Jam Pembantaian Insan




Gelap, kaku keadaan di dalam ruangan rumah begitu juga barang-barang di dalamnya pun diam seribu bahasa. Rembulan pun tak mengeluarkan panah lembutnya ke bumi dan Sang Malam pun seperti biasanya dengan pakain gelapnya.
Pasukan angin malam mencoba merangsek ke dalam pori-poriku, mencoba mendinginkan hatiku yang membara. Yang jelas aku harus melakukannya hari ini juga. Aku pun melangkah dengan pasti menuju dapur mengambil sesuatu yang kan ku gunakan untuk melaksanakan semua impianku tuk hidup damai. Seberkas cahaya mantul dari barang yang ku ambil. Tajam, hidup damai itulah yang dapat ku lihat. Benda ini,lah yang kan mewujudkan semua keinginanku. Pisau, ya pisau inilah yang akan mewujudkannya.
Aku pun melangkahkan kaki dengan mudahnya, ke kamar orang yang selalu mengangguku kulihat banyak bayangan hitam berklebatan yang ternyata pasukan syetan menghampiriku. Mereka menuntun kakiku tuk melangkah. Ku buka pintu kamar itu.
“Krek…..” Suara pintu pun seolah berpihak pada ku dengan menimbulkan suara yang tak begitu besar sehingga nyaris tak terdengar.
Itu dia manusia yang selalu mengangguku, dan yang selalu dibela. Ku hampiri sosok tubuh itu. Ini yang pertama.
“Cras, cras, cras.”
Berkali-kali ku ayunkan pisau yang ku pegang ke arah tubuh mungil yang sebulan lagi genap berusia delapan tahun itu. Darah pun berhamburan ke mana-mana, mengalir bagai anak sungai. Satu orang telah tiada, tak ada lagi yang akan mengangguku. Tak akan ada lagi manusia yang dibela.
“Bu, lihat adik nih. Dia merusak hasil karyaku. Besokkan akan dikumpul. Nanti aku kena marah guru nih!” aduku kepada Ibu
“Salah kamu sendiri, masak taruh barang sembarangan!” jawabnya yang tak sesuai dengan keinginanku.
Tiba-tiba lembaran-lembaran memoriku muncul bagai adegan film yang diputar oleh pasukan syetan yang sekaligus menambah semangatku untuk hidup damai tanpa seorang pun yang mengangguku, yang dibela, yang menyalahkanku, yang memarahiku, yang……, yang. Tak terbayangkan alangkah senang dan bebasnya aku jika itu semua dapat terwujud.
Isi ruangan pun hanya bisa berdiam diri melihat kejadian yang barusan terjadi di dalam kamar itu. Mereka diam malas tak bergeming sedikit pun. Syetan- syetan pun bersorak sorai melihatnya. Biarlah sekarang aku menjadi sekutu syetan tapi jika semua apa yang ku inginkan terwujud aku takkan mau bersekutu lagi.
Aku segera mempercepat langkah. Aku takut orang yang tidak berlaku adil, yang selalu menyalahkanku, yang memerintahku ini-itu, yang selalu memarahiku terbangun. Ternyata apa yang ku takutkan pun terjadi.
“San, kamu dengar sesuatu?” tanya Ibu cemas.
Aku pun diam seribu bahasa, seolah-olah tak bertelinga mendengar pertanyaannya.
“Ibu dengar suara gaduh dari kamar adikmu!” sambungnya lagi.
Tanpa basa-basi, aku pun melayangkan pisau yang masih berdarah itu ke ibu.
“Cras……..!”
Tangan Ibu tergores. Ia berlari menjauhiku. Aku pun mengejarnya sambil mengayun-ayunkan pisau yang ku pegang.
“San, Insan, sadar nak. Ada apa dengan mu? Ini Ibu nak!”serunya mencoba menyadarkanku sambil menjauh.
“Apa Ibu? Kau yang seharusnya menyayangi ku tapi mengapa kau tidak pernah berlaku adil. Kau hanya membela adik, kau hanya menyalahiku padahal jelas-jelas adik yang salah. Kau suruh aku ini-itu padahal aku lelah, capek dari sekolah. Kau hanya menuntut, ku harus begini, begitu” jawabku penuh kebencian seakan mau menumpahkan semua isi hatiku yang lama ku pendam.
Lagi-lagi prajurit syetan tertawa dengan sekencang-kencangnya. Mereka terus memberi ku semangat sambil membuka memori lamaku satu persatu, sehingga menambah kebencianku.
“ Insan….. kamu ini bagaimana sih baju belum dicuci, terus taruh sepatu sembarangan”celoteh Ibu kesal
“San, adikmu itu disuapi makan dulu, ibu lagi sibuk nih!”teriak Ibu
“San kamu ini belum ganti pakaian juga !”
“Kamu ini malas benar nyapu rumah, tuh lihat sampah. Jangan dibiarkan saja”
“San, kamu kok nggak tau diri, masak nggak mau ngalah sama adik sendiri”
“San, kamu ini…….”
“Kamu ini…………”
Berkali-kali syetan membuka memori lamaku, sehingga memompa semangatku untuk membunuh orang yang sangat ku benci.
“Cras, cras”
Lagi-lagi pisau itu meminta nyawa, berkali-kali pisau itu ku ayunkan dan mengenai tubuh, muka ibu. Darah pun berhamburan kemana-mana. Ke mukaku, ke tubuhku, ke dinding. Sungai merah pun mengalir dengan derasnya. Lagi-lagi pasukan syetan tertawa kali ini ada yang besar sepertinya raja syetan ikut menonton dan memberiku semangat.
“Insan……….”serunya pelan sambil memegang tubuhnya yang luka tuk menahan rasa sakit.
Aku hanya bisa tersenyum puas melihat tubuhnya terkoyak, jarinya putus, darahnya mengalir membuat sungai merah yang mengalir begitu deras.
Dingin, lagi-lagi pasukan angin mencoba merangsek masuk kedalam tubuhku mencoba mendinginkan hatiku. Sinar putih meluncur dari langit yang ternyata pasukan malaikat yang tak mau tinggal diam melihat perbuatanku, dan perbuatan pasukan syetan yang sedari tadi terus membantuku melaksanakan cita-citaku tuk hidup damai, aman, bebas tak ada yang mengatur lagi.
“Mau apa kalian?”tanyaku pada pasukan malaikat yang baru turun
“Mau mencabut nyawaku”sambungku dengan sombongnya sambil mengarahkan pisau yang baru saja ku gunakan tuk mewujudkan semua harapanku ke mereka. Lalu ku jilat darah yang ada di pisau. Mereka pun tak bergeming dengan ucapan dan tingkah laku ku.
“Kamu sakit, sini Ibu kompres. Biar dingin”bujuk seorang wanita sambil meletakkan sepotong kain telah diberi air itu tuk bocah laki-laki yang umurnya sekitar dua tahunan yang terlelap tidur. Setelah melakukan itu ia tidak langsung tertidur tetapi menjagai anak itu.
“Plok,” suara tangan halusnya memukul nyamuk yang melintas di atas tubuh anak itu. Meskipun Sang Nyamuk hanya numpang lewat tapi ia harus mati demi anak yang terlelap tidur itu.
“Siapa dia?”tanyaku bingung melihat adegan yang sepertinya pernah ku alami
Para malaikat pun tak bergeming. Ternyata malaikat tak mau ketinggalan dengan pasukan syetan yang memutarkan film memori di otakku.
“San kamu lapar?”seru wanita tadi yang ternyata ibuku dan anak mungil itu sudah pasti aku. Aku pun mendapat pukulan telak tentang gambaran yang ada di hatiku.
“Di, bagaimana keadaan kakak”tanya wanita tadi pada bocah yang mungkin berusia lima tahun.
“Sini gantian sama Ibu. Kamu istirahat dulu kan sudah setengah hari nungguin kak Insan”
Berkali-kali muncul adegan yang menolak gambaran ku tentang ibu dan Adi, adikku, yang sangat jauh perbedaannya dengan yang ada di benakku.
“San kamu nggak apa-apa nak”
“Kak Insan sini Adi Bantu”
“San……”
“Kak…….”
“Insan kamu sudah makan nak”seru suara tiba-tiba yang berasal dari belakang ku
“Astagfirullah, Ya Allah apa yang ku lakukan”
Perasaan ku pun berkecamuk dengan kejadian yang barusan terjadi. Apakah ini hanya ilusiku atau ……..kenyataan. Butiran bening pun tak terasa mengalir di pipiku.
“Eh, kamu dari tadi Ibu lihat ngelamun. Emangnya mikiran apa sih, Ibu boleh tau nggak”sambungnya dengan pertanyaan yang beruntun sambil mencubit gemas tubuhku.
“Au….., sakit Bu nanti Insan ke sana”aduku kesakitan yang berarti aku tidak berada di ilusi atau alam hayalku. Yang berarti pula bahwa adegan mengerikan yang barusan ku lakukan berari itu hanya hayalanku. Ibu pun meninggalkan ku di kamar dengan kebimbangan.
Ku coba tuk merunut kembali apa yang ku lakukan. Oh ia akukan tadi lagi menulis surat buat lomba Surat Cintaku Untuk Ibu yang diselenggarakan oleh IPMUSTAQ (Ikatan Pemuda Musholah Taqwa) pada pukul sepuluh sekarang….. mataku pun mencari jam dan ternyata aku berhalusinasi membantai keluargaku selama satu jam.
Ya Allah biarkanlah adegan pembantaian tadi menjadi hayalanku saja jangan sampai menjadi itu menjadi kenyataan. Jauhilah aku dari bisikan syetan yang bersembunyi di dalam hatiku.
Aku pun melayangkan pandanganku ke arah surat yang telah aku buat.
Assalamuallaikum. Wr. Wb.
Segala puji hanya untuk Allah Raja di Raja yang telah memberikan setitik Rahman dan Rahimnya kepada segala mahluk ciptaan-Nya sehingga mereka bisa berkasih saying terhadap sesama.
Sholawat dan Salam kita harurkan kepada Hamab Allah yang suci yang menjadi suritauladan kita disegala bidang terutama dalam tauladan berkasihsayang Nabi Muhamad SAW.
Met hari Ibu, bu. Hari ini dimana ibu-ibu mendapat kasih sayang dari anggota keluarganya yang lain.ibu, tapi bibir ini tak sanggup tuk mengucapkannya. Apalagi tubuh ini tuk membantu memberikan sesuatu sebagai ucapan terima kasih. Mungkin lewat suratlah aku bisa mengungkapkan selamat meskipun tulisan ini terasa kaku dan tak bisa membalas kasih sayang yang engkau berikan.
Bu, aku mulai sadar mengapa engkau begitu rewel. Dimana segala segala sesuatu yang aku lakukan engkau komentari. Aku mulai sadar mengapa kau suruh aku ini, itu. Ternyata apa yang engaku komentari itu semua perbuatan yang harus aku kurangi. Karena engkau berharap aku lebih baik. Aku baru sadar, apa yang engkau suruh ini, itu supaya pada saat dewasa nanti aku bisa berdikari. Aku bisa mandiri.
Entah berapa banyak, ugh, cacian, atau pun gerutuan yang aku ucapkan. Entah berapa banyak halusinasi pembantaian yang ku lakukan di benakku. Yang semua itu disebabkan oleh ketidaktahuan atas semua rewelmu.
Oleh karena itu maafkanlah anakmu ini, Ya Ibu. Semoga Allah mengampuni dosaku dan dosamu Ibu. Amin.
Wassalamuallikum. Wr. Wb.
Selamat Hari Ibu
Anakmu

Insan


“Kak Insan disuruh Ibu ke ……”
“Bruak.”
Aku pun berpaling ke sumber suara benda yang jatuh itu,
“Bu mobil-mobilan Insan hancur gara-gara Adi”pekikku kesal
“Salah kamu sendiri masak taruh barang sembarangan”

Palembang, Agustus 2004
Ya Allah jauhilah diri ku dari bisikan syetan yang bersembunyi di hati
To : Orang Tuaku, dan Saudara-saudaraku semoga Alloh berikan Hidaya-Nya kepada kita. Amin

Kamis, 22 Juli 2010

Zivilia, Aishiteru Cinta Terdekat


Hmm lagi-lagi aku mendengar lagu Zivilia Aishiteru, awalnya aku tidak begitu suka dengan lagu ini tapi karena sering didengar akhirnya suka juga apa lagi kemarin di facebook aku mendapat bukti bahwa lagu ini hasil jiplakan lagu band Jepang. Pas didengar memang mirip tu lagu dengan lagu band Jepang. Lagi-lagi plagiat pikirku tapi what ever la yang jelas aku g begitu pusing dengan berita itu. I don’t care.
Tapi judul lagu ini yang membuatku teringat akan seseorang dan “memaksa” untuk buat aku sedikit berkomentar. Aishiteru heheheh, ini judul mengingatkan aku akan sesorang. Ia dia menuliskan namaku di hapenya dengan nama Aishiteru. Awalnya aku tidak tahu apa itu arti Aishiteru lalu dia menjelaskan kalau Aishiteru itu berasal dari bahasa Jepang yang artinya aku suka kamu, aku cinta kamu. Hmm ternyata dia sangat sayang aku pikirku. Lalu aku pun memanggil dia dengan nama adek yppas, yang merupakan singkatan dari adek yang paling paling aku sayangi (ckckc lebay bgt ya. hehhehe).
Hari demi hari bahkan menjadi bulan, ternyata kami harus membatalkan perjanjian hati yang telah kami buat. Aku hopeless, remuk tanpa bentuk, berjalan tanpa arah. Aku mendadak gila dibuatnya. Aku coba menghubungi dia tapi kecewa yang ku dapat. Tapi aku tersadar bahwa aku tidak boleh mati, aku harus hidup tanpa dia. Jika sebelah kakiku patah maka aku harus tetap berdiri dan berjalan meskipun pincang. Jika tanganku sebelahnya putus maka aku harus tetap mengangkat beban meskipun tidak begitu kuat. Jika sebelah mataku buta maka aku harus tetap menggunakan sebelah mataku untuk membaca cerita kehidupan yang ada dihadapanku.
Ia meskipun begitu aku sadar aku masih punya orang terdekat yang sayang aku. Ada orang yang tersembunyi bilang Aishiteru kepadaku. Mereka ada buat aku. Ia mereka adalah keluarga dan sahabatku. Meskipun mereka tidak pernah menunjukkannya tapi bukti itu ada. Ia bukti itu ada. Benarlah kata orang kadang kita berpikir bahwa rumput tetangga indah padahal rumput di rumah kita itu indah. Kadang kita tidak menyadari itu. Terkadang kita sangat begitu berterima kasih sama orang lain yang menolong kita tapi kita terkadang jarang atau mungkin tidak pernah ucapkan terima kasih sama orang terdekat yang melakukan kebaikan pada kita.
An Nisa : 1. Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.
At Tahrim : 6. Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.
Aku sadar aku boleh tetap sayang sama orang yang panggil aku Aishiteru dengan tetap menjalin silaturami sama dia tapi aku juga harus tetap sayang sama keluargaku yang sangat menyayangiku. (terima kasih keluargaku terima kasih adek yppas). (Home, 210710)

Hanya Satu Yaitu Kau


Beberapa pekan ini atau mungkin sudah masuk hitungan satu bulan kali ya, kami sekeluarga dan tetangga sekitar rumah resah oleh seorang pemuda yang kebiasaannya ‘ngelem’. Setiap malam dimulai pada saat waktu Maghrib (hehhehehe seperti setan saja kalau Maghrib berkeliaran atau memang tu anak da jadi ….. ). Kalau dia sudah ‘ngelem’ mulai de tertawa sendirian, mondar-mandir gak jelas kemana, enak kalau cuma itu yang dilakukannya. Eh ne anak malah panjang tangan ada saja barang yang hilang. Helm di rumah dan bunga plus potnya diambil juga oleh dia. Dikatakan gila tapi dia tau uang dan hoby maling. Ckckck bahkan dia pernah melempar bapak pakai kaleng lem yang dihisapnya pada hal bapak Cuma duduk saja di luar rumah. Alhamdulillah bapak tidak apa-apa dan masalah cepat selesai.
Selang beberapa hari lorong aman karena tidak ada dia, eh g taunya semalam pas lagi enak-enaknya makan sama keluarga dan dek Ayu sama dek Yayan lagi duduk di ruang tamu ada yang melempar kaca. “Bruaak” suara kaca pecah, sekeluarga panik adik-adikku yang kecil teriak. Aku dan dua adikku langsung keluar ambil kayu yang ada di samping rumah bekas kayu bangunan sebelah rumah. Kami teriak dan langsung mau memukuli dia, tu pemuda melawan tapi dilerai oleh keluarganya. Aku dan adikku Yayan mendekat tuk berikan “perlawanan”. Lalu keluarganya mendekat sambil berkata “Kagek kaconyo kami ganti (nanti kacanya kami ganti).” Aku spontan ngomong “ bukan masalah kaconyo wak tapi kalu keno adek aku cak mano?(bukan masalah kacanya wak tapi kalau kena adikku bagaimana?” adikku yang bungsu menangis sambil teriak karena shok.
Ternyata tu pemuda malah tetap berikan perlawanan sambil mengeluarkan senjata dan mau ambil batu yang ada disekitar dia. Ehm kami cemas, lalu adikku Yayan telepon temannya yang polisi lalu ceritakan masalah ini, namun jawaban yang diterima apa dia lagi di luar kota, lalu aku telepon bapak dan ceritakan kejadiannya, bapak pun langsung pulang ke rumah. Mamak pun suruh aku telepon Mang Badar, aku pun menelpon mang Badar dengan melihat bahwa tu “sampah” masih tetap mau memberikan perlawanan. Lagi-lagi apa yang ku dapat “maaf Mang Badar dak biso kesano karena bis kecelakaan ini be nak begawe dipaksoi kareno dak lemak badan (Maaf mang Badar tidak bisa kesana karena habis kecelakaan. Ini saja mau berangkat kerja dipaksai karena tidak enak badan)”
Aku kecewa melihat orang-orang yang bisa diharapkan pertolongannya bahkan tetangga sekitar rumah yang katanya juga resah tidak keluar seorang pun. Hei dimana kalian, kami ada masalah ni, bukankah ini juga masalah kalian? Batinku
Adik-adikku menelpon orang-orang yang bisa diharapkan ternyata apa hasilnya nihil. Lalu aku teringat dengan “seseorang’ yang bisa aku harapkan. Dan dia tidak akan mengecewakanku. Ia dia Allah, Dia dekat. Dia ada. Aku pun bermunajat dalam hati Allah Kau pasti menolongku. Tidak ada lagi yang bisa aku harapkan kecuali Kau. Kau sebaik-baik penyelesai masalah. Alhamdulillah suasana menjadi tenang dia pun ditarik oleh keluarganya ke dalam rumah. Tidak lama dari itu bapak datang, pak RT datang. Lagi-lagi aku tersadar hanya satu yang takkan buat aku kecewa yaitu Kau Allah. Aku sadar berkali-kali melukaiMu dengan kesalahan yang aku perbuat baik dengan sengaja atau pun karena ketidak tahuan aku. Tapi aku sadar tidak akan ada yang bisa menolongku kecuali Engkau Allah.
Allah Kau sebaik-baik pelindung Lindungilah aku sekeluarga. Allah Kau sebaik-baik pengabul permintaan tolong kabulkan pintaku ini. Maaf kan terkadang jadi “penantang” dan melukaiMu. (Home, 210710)

Selasa, 25 Mei 2010

Bapak dan Juzri




“Ini kurang bersih! Ini seharusnya seperti ini! Kurang kuat nyikat bannya! Kalau sudah langsung dilap biar tidak ada bercaknya!” Itulah rentetan ucapan bapak ketika menanggapi motor yang habisku bersihkan. Komentar yang sudah aku duga.
“Cerewet, tidak pernah hargai hasil orang! Orang sudah capek.” batinku meledak mengeluarkan kata-kata karena kecewa. Setelah semua kata-kata itu keluar dari hak meskipun tak terucap oleh lidah lagi-lagi aku tersadar bahwa bapak sayang aku, ia seperti ini biar aku baik, biar motor itu bersih.
Lihatlah bagaimana bapak melindungimu ketika motor dari benturan dengan kendaraan lain. Ingatkah ketika belum ada motor, ia mengantar kemanapun, dimanapun, kapanpun. Ia seperti itu sangat sayang denganmu. Lagi-lagi hati mengingatiku akan kebaikan bapak.

Flp, 23 Mei 2010

Rabu, 14 April 2010

Apapun Kata Orang, Inilah Jalanku


Ini sebuah postingan menurut aq bagus sumbernya adalah http://www.voa-islam.com/news/citizens-jurnalism/2010/04/02/4678/apapun-kata-oranginilah-jalanku/

semoga bermanfaat

Mereka bilang kerudungku seperti nenek-nenek
padahal rambut sasak mereka seperti daun kering melambai.
Mereka bilang jilbabku ketinggalan zaman
padahal tank-top mereka seperti koteka zaman batu.

Mereka bilang ucapanku seperti orang yang ceramah
padahal rumpian mereka tak lebih indah dari dengungan segerombol lebah.
Mereka bilang cara berfikirku ”ketuaan”
padahal umur kepala dua mereka tidak menjadikannya lebih dewasa dari seorang anak kecil berumur 5 tahun.

Mereka bilang tingkah polahku tidak enerjik,
padahal laku mereka lebih menyerupai banteng seruduk sana-seruduk sini.
Mereka bilang dandananku pucat,
padahal penampilan mereka lebih mirip dengan ondel-ondel
Mereka bilang aku nggak gaul,
padahal untuk mengenal konspirasi saja mereka geleng-geleng.

Mereka bilang:
aku sok suci
aku tidak menikmati hidup
aku nggak ngalir
aku fanatik sok lebay
dan sok bau surga.

Ku jawab:
Ya, aku berusaha untuk terus mensucikan diri.
Karena najis tidak pernah mendapatkan tempat dimanapun berada,
meskipun letaknya di atas tahta emas.

Ya, aku tidak menikmati hidup ini. Karena hidup yang kudambakan bukan hidup yang seperti ini yang lebih buruk dari hidupnya binatang ternak

Ya, aku nggak ngalir. Aku adalah ikan yang akan terus bergerak, tidak terseret air yang mengalir sederas apapun alirannya. Karena aku tidak ingin jatuh ke dalam pembuangan.

Ya, aku fanatik. Karena fanatik dalam kebenaran yang sesuai fitrah adalah menyenangkan dibanding fanatik dalam kesalahan yang fatrah (kufur)

Ya, aku memang sok lebay. Karena aku adalah manusia yang lemah yang terserang makhluk kecil macam virus saja tubuhku sudah ambruk, manusia yang bodoh yang tidak mengetahui nasib hidupku satu detik setelah ini, manusia yang serba kurang dan punya batas waktu yang ketika waktu itu habis aku tidak bisa mengulurnya ataupun mempercepatnya

Ya, aku ingin mencium bau surga yang dijanjikan Tuhanku yang baunya dapat tercium dari jarak ratusan tahun cahaya. Betapa meruginya orang yang tidak bisa mencium bau surga, karena itu menandakan betapa jauhnya posisinya dari surga...

Kullu maa huwa aatin qoribun
Segala sesuatu yang pasti datang itu dekat...

Manusia dibekali Islam dan Muhammad sebagai pembawa huda dan haq
Juga, manusia juga dibekali akal oleh Tuhannya
Namun, manusia diberi kebebasan memilih untuk hidupnya
Dan, there is only one choice

Untuk itulah aku memilih jalanku
Memilih jalan hidupku
Hidup yang aku dambakan
Mendamba apa yang telah dijanjikanNya
Janji yang tak akan pernah diingkari

Whatever... what they said

“Jika kamu menuruti kebanyakan manusia yang ada di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)” (Qs. Al-An’am 116).

"Allah tidak akan mengingkari janji-janjiNya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui" (Qs. Ar-Rum 6). [Azka Al-Faruq/azka_faruqi@yahoo.com]

Rabu, 07 April 2010

Tidak Lama Lagi Al Aqsha Hancur


Laporan informasi soal politik pembangunan pemukiman Israel, yahudisasi Al-Quds dan masjid Al-Aqsha
Sejak lama bahaya yang dihadapi Al-Quds dan masjid Al-Aqsha seperti genderan perang. Pada saat bangsa Arab dan umat Islam bermalas-malasan menghadang bahaya Israel ini, penjajah Israel semakin meningkatkan aktivitasnya meyahudikan kota suci ini terang-terangan. Di tengah kondisi menghadapi rencana Israel yang ingin menjadikan tahun 2010 penentuan membangun kuil Solomin di bawah puing-puing masjid Al-Aqsha, kami menyampaikan kepada mereka yang peduli di kalangan media massa laporan ini agar mengetahui gambaran bahaya yang mengancam Al-Quds dan masjid Al-Aqsha. Sebab media sekarang menjadi inti pertempuran sehingga mereka memiliki peran dalam membela Al-Quds dan masjid Al-Aqsha.

Berikut laporan tersebut:

· Selama 40 tahun lebih dari 24 ribu rumah dan bangunan dihancurkan dan lebih dari 60 ribu unit pemukiman Israel dibangun.

· Meski ketegangan realisasi rencana penggalian terowogan Israel di bawah masjid Al-Aqsha sudah sejak tahun 1863 dan aktivitasnya penggaliannya sejak tahun 1967, namun aktivitas itu meningkat sejak awal abad 21 ini. Tapi saat ini akibat penggalian itu sangat krusial dan tidak boleh didiamkan.

· Tujuan penggalian Israel dan pembangunan terowongan di bawah masjid Al-Aqsha dan sekitarnya adalah dalam rangka mencari bangunan mitos kuil Solomon.

· Israel menanam pemukiman di perkampungan-perkampungan Islam dengan cara menyita tanah mereka dan membangun pemukiman atau dengan cara menghancurkan rumah-rumah.

· Wali kota Israel di Jerusalem dari kanan ekstrim Neer Barakat dalam kampanye pemilihan wali kota menggunakan jargon “memerangi pembangunan warga Palestina yang tanpa izin di Al-Quds ,”

· Sejumlah resolusi DK PBB dan PBB nya sendiri, termasuk dari UNESCO untuk menghentikan penggalian di bawah masjid namun pemerintah penjajah tidak meresponnya dan terus menerapkan rencana Israel hingga tiang-tiang masjid runtuh.

· Di kuartal pertama tahun 2009, termasuk eskalasi paling tinggi dalam aksi pembongkaran dan penggusuran rumah warga Palestina di Al-Quds dan ancaman penghancuran rumah lainnya.

· Israel berusaha menjadikan tahun 2010 sebagai tahun penentu pembangunan kuil Solomon ke-III di bawah reruntuhan masjid Al-Aqsha. Ada sejumlah organisasi zionis berusaha meletakkan batu pertama kuil itu pada 16 Maret ini setelah diresmikan pembukaan sinagog Haroob pada 15 Maret sehari sebelumnya. Apakah kita siap menjaga Al-Aqsha???

Mukadimah

Di tengah bungkamnya dunia Arab dan Islam, persetujuan dunia kepada Israel, berlanjutnya Israel dalam rencana jahatnya mencaplok utuh Al-Quds, membersihkan symbol-simbol keislaman dari sana, mengusir warga hingga menggali terowongan di bawah masjid, kami menegaskan bahwa bahaya yang dihadapi Al-Quds seperti genderan perang.

Melalui laporan ini, kami ingin focus kepada bahaya Israel yang terus berlanjut terhadap kota Al-Quds dan masjid Aqsha. Kami sampaikan realitas-realitas sejarah tentang kejahatan Israel di tempat-tempat suci Islam di Al-Quds. Bahkan manusia dan batu pun tidak selamat dari bahaya ini.

Pertama; masjid Al-Aqsha dalam bidikan zionis Israel

1. Kekerasan terhadap masjid Al-Aqsha

2. Penggalian di sekitar masjid Al-Aqsha

3. Kelompok ekstrim zionis yahudi untuk penghancuran masjid Al-Aqsha

Kedua; kota Al-Quds di bawah permusuhan zionis Israel

1. Pemukiman dan kekerasan zionis Israel

2. Warga Al-Quds, antara rumah tinggalnya dengan pengusiran

3. Tembok pemisah rasial Israel

Ketiga; Keputusan dan rencana historis;

1. Rencana historis penting

2. Keputusan yahudisasi

3. Resolusi dunia internasional.

Pertama; Masjid Al-Aqsha dalam bidikan zionis Israel

Masjid Al-Aqsha yang dimaksud adalah komplek tertutup yang terletak di dalam pagar-pagar Al-Quds di sisi timurnya. Pagar-pagar bagian timur Al-Aqsha bersatu dengan pagar-pagar kota Al-Quds dan pagar bagian selatannya lebih panjang dari separuhnya di sebelah timur. Masjid ini berbentuk segiempat yang tidak simetris. Sisi barat sepanjang 491 M dan sisi timur 462 M, sisi selatan 281 M dan sisi utara 330 M.

Allah menjaga batas-batas masjid Al-Aqsha. Tak seorang pun melanggarnya. Sepanjang sejarah kaum muslimin baik di pemerintahan Ayyubiah dan Mamalik memperkuat batas-batas masjid. Mereka membangun pagar-pagar sebelah utara dan barat dan tiang tinggi serta sekolah-sekolah dan bangunan besar.

Namun sejak menjejakkan kakinya di tanah Palestina, penjajah Israel mulai melancarkan rencananya mencari mitos kuil Solomon dengan cara melakukan sejumlah kejahatan terhadap kehormatan masjid Al-Aqsha dan terhadap jamaah shalat, melakukan panggalian secara terorganisir di sekitar masjid, membangun terowongan-terowongan panjang untuk membangun mesium di bawah masjid.

Berikut rinciannya:

1. Kejahatan-kejahatan terhadap masjid Al-Aqsha

Hari ini masjid Al-Aqsha mengalami masa paling krusial akibat rencana jahat Israel yang ingin meyahudikanya, mengubah tanda-tandanya hingga menghancurkannya. Dalam menerapkan rencana itu, Israel tidak pernah istirahat meski sehari. Berikut pelanggaran paling besar yang dilakukan Israel terhadap masjid Al-Aqsha:

16/7/1948: warga yahudi menyerang masjid Al-Aqsha. Melalui pesawat tempurnya, mereka mengebom masjid dengan 60 bom salah satunya mengenai kubah Shokhroh dan lainnya mengenai masjid utama Al-Aqsha.

7/6/1967: Pasukan Israel memasang dan mengibarkan bendera di atas kubah Shakrah dan saat itu tembok Al-Barraq diambil alih.

15/8/1967: Rabi terbesar di pasukan Israel Shalomo Garon dan 50 pengikutnya melakukan ritual di halaman masjid Al-Aqsha.

21/8/1969: Seorang Yahudi Australia membakar mimbar Shalahuddin. Bagian masjid terbakar akibat ulah ini seluas 1500 M2.

22/7/1970: Sekelompok yahudi memasuki masjid Al-Aqsha dan menyanyikan lagu-lagu seruan menghancurkan masjid Al-Aqsha.

Mei 1980: Ditemukan bahan peledak jenis TNT seberat lebih dari 1 ton dekat masjid yang disiapkan oleh rabi yahudi Meir Kahana untuk menghancurkan masjid Al-Aqsha.

24/2/1982: polisi Israel memperkenankan sejumlah anggota parlemen Israel Knesset melakukan lawatan di dalam masjid Al-Aqsha.

11/4/1982: Seorang serdadu Israel menembaki penjaga masjid. Dua dari mereka gugur syahid kemudian disusul bentrokan dengan warga Palestina yang menyebabkan Sembilan warga meninggal syahid.

6/5/1982: Penembakan terhadap kubah Shakrah. Di tahun yang sama, seorang aktivis gerakan Kakha Israel berusaha menghancurkan masjid Al-Aqsha namun upaya itu tercium sebelum dilakukan.

11/3/1983: Penjaga-penjaga Al-Aqsha menangkap seorang warga yahudi membawa bahan peledak untuk menyerang masjid Al-Aqsha.

30/1/1984: tiga granat ditemukan di depan sebuah gerbang masjid Al-Aqsha. Awal Agustus tahun yang sama, penjaga masjid Al-Aqsha menangkap sejumlah warga yahudi yang siap menghancurkan masjid Al-Aqsha.

8/10/1990: Pasukan Israel membantai 20 warga Palestina dan melukai 115 lainnya di dalam masjid Al-Aqsha.

23/9/1996: Warga Palestina Al-Quds menemukan Israel membangun sebuah terowongan di bawah pagar masjid Al-Aqsha sebelah barat. Warga memprotes keras dan Israel membalas dengan kekerasan hingga delapan warga Palestina gugur syahid.

28/9/2000: PM Israel Ariel Sharon menistakan masjid Al-Aqsha dengan memasukinya dengan dikawal polisi. Maka meletuslah Intifadhah Al-Aqsha.
apa yang kita perbuat? berdiam dirikah?
Sumber
.

Kamis, 18 Maret 2010

Armada Dalam Balutan Romantic Komedi


Lirik Lagu Armada Band - Mau Dibawa Kemana

Semuanya telah kuberi
Dengan kesungguhan hati untukmu
Hanya untukmu

*
Tak perlu kau tanya lagi
Siapa pemilik hati ini
Kau tahu pasti dirimu

**
Tolong lihat aku
Dan jawab pertanyaanku

Reff:
Mau dibawa kemana hubungan kita
Jika kau terus menunda-nunda
Dan tak pernah menyatakan cinta
Mau dibawa kemana hubungan kita
Ku tak akan terus jalani
Tanpa ada ikatan pasti
Antara kau dan aku

Back to *, **, Reff

Back to **, Reff

Entahlah aku sekarang lagi menyukai lagu ini, sebenarnya semua lagu Armada sejak bernama Kertas aku suka, tapi untuk lagu ini kok Armada “keluar” dari jalurnya. Lagu ini aku namai romantic komedi karena bahas masalah cinta tapi dikemas dengan gaya kocak. Baik dari nada maupun video klipnya. Lagu ini menurutku beda dengan lagu cinta yang lainnya. Meminta kepastian cinta yang merupakan masalah serius tapi dikemas kocak. Top banget tuk Armada.

Selasa, 23 Februari 2010

ORANG BIASA BERKOMENTAR TENTANG “KENAPA GURU HARUS KREATIF?”




Ketika ke perputakaan sekolah aku tidak sengaja menemukan (harta karun kali ) sebuah buku yang tampilan dan judulnya menarik hati. Kenapa Guru Harus Kreatif? tercetak dengan jelas dengan warna hitam. Di atasnya ada komentar dari Kak Seto tentang buku ini.
“Mengajarkan kepada untuk lebih profesional menyentuh para siswa dengan menggunakan kekuatan cinta dan kreativitas!” ini adalah pendapat Kak Seto
Sedangkan di bawah judul ini ada tujuh orang anak ditemani seorang laki-laki yang berkumis dan beralis tebal yang identik dengan seorang yang menyeramkan menyarungkan dua boneka di kedua tangannya, tangan kanannya boneka kucing sedangkan tangan kiri boneka buaya. Meskipun dengan kumis dan alis tebal yang identik dengan seorang yang “menyeramkan” tetapi pada gambar ketujuh anak itu tertarik dengan laki-laki tersebut, bahkan anak yang pendiam dan “nakal”pun memperhatikannya. Dibelakang mereka terdapat sebuah papan tulis yang ada gambar kecerdasan majemuk dan sebuah pelangi dan matahari tersenyum yang identik dengan sesuatu harapan yang cerah. Dari gambar sampul buku ini dapat kita simpulkan bahwa dengan membaca buku ini maka kita “yang seram”pun bisa menyenangkan bahkan bagi anak yang pendiam maupun “nakal” baik meliputi semua kecerdasan majemuk sehingga masa depan anak akan cerah-secerah mentari yana tersenyum dan indahnya pelangi.

Akupun penasaran, apakah buku ini benar-benar bisa menyajikan “ramuan” yang sesuai dengan penafsiranku tentang gambar sampul buku ini? Maka akupun membukaa buku ini, ketika aku buka tanpa sengaja aku melihat dibelakang sampul depan ada tulisan ciri-ciri guru kreatif. Disana tertulis ciri-ciri guru kreatif adalah FORCHILDREN, yang merupakan singkatan dari Fleksibel, Optimis, Respek, Cekatan, Humoris, Inspiratif, Lembut, Disimplin,Responsive, Empatik Dan Ngefriend.

“Belum apa-apa sudah mendapat ramuan dari isi buku ini.” Pikirku. Disamping halaman ini ada beberapa pendapat ahli.
“Memberikan bahasan yang terperinci dalam mendidik anak dnegan contoh-contoh aktivitas, yang akan menginspirasi untuk menjadi guru yang kreatif. Dianjurkan untuk dibaca oleh siapa saja yang berkaitan dengan anak-anak, para guru maupun para orang tua. (Herlina Mustikasari Mohammad yang merupakan Pendidik, Linguis, dan pemilik Easy Reader). Sedangkan dibawahnya terdapat pendapat Pidi Baiq yang merupakan imam besar The Panandalam Serikat serta penulis Bestseller Drunken Monster dan Drunken Molen ( Seharusnya buku ini saya yang nulis, tapi Mas Andi lebih dipercaya oleh guru).

“Kenapa Guru Harus Kreatif? ini akan membimbing guru dan siapa pun yang berinteraksi dengan anak-anak tentang sikap-sikap yang harus diterapkan dalam mendidik. Guru demikian akan mampu mengoptimalkan kecerdasan setiap anak yang berbeda satu sama lain. Buku ini sangat tepat digunakan untuk menyongsong ekonomi kompetitif ini merupakan pendapatnya Ratna Megawangi yang merupakan pendiri Indonesian Heritage Foundation dan Sekolah Karakter.

Buku ini dari awal sampai akhir jika dilihat secara pintas selalu terlihat gambar pada setiap halaman, kesan kreatif dan cair sangat melekat dengan dunia anak-anak, buku ini dibagi atas delapan bab. Bab pertama berjudul “Kenapa Jadi Guru?” yang berisi bahwa jadi guru adalah tugas mulia, mau apapun kerjaan kita pada dasarnya kita adalah guru yang harus suka dengan anak karena anak adalah amanah.
Bab kedua berjudul “Dasar Mendidik Anak” yang menyatakan pendidikan itu harus bertahap diawali dari yang ringan dan mudah, dilakukan berulang-ulang dan harus menyenangkan.

“Mengoptimalkan Kecerdasan Majemuk” yang meliputi kecerdasan linguistik/bahasa, kecerdasan logika matematika, kecerdasan gerak, kecerdasan spasial, kecerdasan musik, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan interpersonal, kecerdasan naturalis, dan yang terakhir kecerdasan transendental yang merupakan jadi pembahasan pada bab ketiga.

Pada bab keempat kita diberitahu bahwa kita harus pahami dunia anak, bahwa yang harus diingat bahwa anak bukan orang dewasa mini yang selalu berkembang, senang meniru, dan kreatif. Kita juga disadarkan bahwa dunia anak adalah dunia bermain, karena fungsi dan manfaat bermain sangat banyak bagi anak. Oleh karena itu kita juga harus tahu mana jenis-jenis permainan yang baik dan cocok bagi anak. Selain mengajak mereka bermain yang sesuai dengan mereka kita juga harus menjadi teladan bagi anak karena pada usia seperti mereka ada massa meng-copy paste apa yang dilihat, didengar, diraba dan dirasa. Maka janganlah mencela/memarahi, adil dan tidak pilih kasih, serta penuhi hak-hak mereka. Akan lebih lengkap dengan memanjatkan doa pada Sang Maha Pengabul untuk mereka.

Bergaul bersama anak itu yang menjadi pokok pembahasan pada bab kelima. Bergaul dengan anak banyak caranya yaitu dengan melibatkan anak, melatih kemampuan otaknya, mengajak mereka berkreasi, gunakan benda sekitar sebagai alat Bantu. Selain itu juga bisa kita gunakan cara membuat kegiatan yang berhubungan dengan apresiasi musik dan olah tubuh dengan membuat lingkaran. Membuat hasta karya, bermain di halaman, memasak dan bermain peran juga bisa menjadi sarana yang tepat untuk bergaul bersama anak. Karena dengan menjadi sahabat mereka maka apa yang diajarkan maka akan lebih mudah diterima.

Guru juga dituntut untuk mengembangkan pemikiran anak. Banyak cara yang bisa digunakan, diantaranya adalah dengan menceritakan kisah atau dongeng, berbicara langsung dan sesuai dengan kemampuan amak. Gunakan juga cara diskusi, gunakan pengalaman dan lagu sebagai sarana pembelajaran. Semua sarana diatas adalah topil pada bab keenam yang berfungsi untuk melatih kepekaan anak.

Membangun jiwa anak juga menjadi poin penting pada bab ketujuh. Begitu banyak cara yang disarankan penulis diantaranta adalah menemani anak dengan berbahasa dan bersikap lembut, gembirakan hati mereka, bangun kompetisi kuat dianatar mereka dengan memberikan reward and punishment yang tepat, tidak lupa juga dengan memberikan motivasi dan pujian terhadap mereka. Beri sedikit canda dan gurauan juga penting. Dan akan lebih “manis” jika memanggil mereka dengan panggilan yang baik. Itu semua berfungsi untuk mengarahkan dan mengingatkan mereka.

Buku ini ditutup oleh Andi Yudha dengan bab yang membahas bahwa pentingnya menanamkan nilai ruhani beserta caranya. Penulis pada buku ini menuliskan tiga cara menanamkan nilai ruhanu yaitu mengenalkan arkanul iman, mengenalkan kesempuranaan Islam, serta menekankan pada pengalaman dengan memberikan contoh yang tepat.

Buku ini dari penampakan sudah “cair” ternyata isinya pun cair dengan kosakata yang mudah “dihisap” (karena dari awal sudah menggunakan sifat air jadi tidak cocok kalau gunkan kata mudah dicerna). Buku-buku seperti ini sangat berguna untuk “panduan” atau paling tidak perbandingan dalam kegiatan belajar-mengajar. Tapi akan lebih berguna jika diterapkan pada kehidupan karena belajar-mengajar tidak hanya tugas guru dan disekolah saja.

Terima kasih untuk Bunda Nila yang sudah izini untuk meminjam buku ini.

Selasa, 16 Februari 2010

Video Pidato Anak 12 Tahun yang Dunia Terdiam

Pidato Anak 12 Tahun Buat Pemimpin Dunia Terdiam


Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children's Organization ( ECO ).

ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak" yg mendedikasikan diri Untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah" lingkungan.

Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Seveern yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka.

Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang" terkemuka yg berdiri dan memberikan Tepuk Tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.

Inilah Isi pidato tersebut: (sumber The Collage Foundation)

Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental Children Organization

Kami Adalah Kelompok dari kanada yg terdiri dari anak" berusia 12 dan 13 tahun. Yang mencoba membuat Perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil. Untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, Hari ini Disini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.

Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang.

Saya berada disini mewakili anak" yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar.

Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang" yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitat nya. kami tidak boleh tidak di dengar.

Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubang nya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.

Saya sering memancing di di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan"nya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang" dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.

Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang" liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu". tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal" tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.

Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah" kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?

Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahan nya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahan nya tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya!

Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah.

Dan anda tidak dapat mengembalikan Hutan-Hutan seperti sediakala di tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir..
Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.
TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!

Disini anda adalah deligasi negara-negara anda. Pengusaha, Anggota perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenernya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki" dan saudara perempuan, paman dan bibi - dan anda semua adalah anak dari seseorang.

Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.

Saya Hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama.

Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.

Di Negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang. walaupun begitu tetap saja negara" di utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.

Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.

Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak" yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku kaya , dan jika Aku kaya, Aku akan memberikan anak" jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal . dan Cinta dan Kasih sayang " .

Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?

Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak" tersebut berusia sama dengan saya , bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar. bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak" yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .

Saya hanyalah Seorang anak kecil namun saya tahu bahwa jika semua Uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemisikinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.

Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain.
Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan.
Tidak menyakiti makhluk hidup lain, Berbagi dan tidak tamak..

Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarakan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?

Jangan lupakan mengapa anda menghadiri Konfrensi ini. mengapa anda melakukan hal ini - kami adalah anak" anda semua , Anda sekalianlah yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak" mereka dengan mengatakan " Semuanya akan baik-baik saja ". 'kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan' dan ' ini bukanlah akhir dari segalanya'

Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua?
Ayah saya selalu berkata ' kamu akan selalu dikenang karena perbuatan mu bukan oleh kata" mu '

Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami.

Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata" tersebut.

Sekian dan terima kasih atas perhatian nya.

Servern Cullis-Suzuki telah membungkam 1 ruang sidang Konfrensi PBB, membungkam seluruh Orang" penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya, setelah pidato nya selesai serempak seluruh Orang yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun.

dan setelah itu ketua PBB mengatakan dalam pidato nya..

" Hari ini Saya merasa sangatlah Malu terhadap Diri saya sendiri karena saya baru saja disadarkan betapa penting na linkungan dan isi nya disekitar kita oleh Anak yang hanya berusia 12 tahun yang maju berdiri di mimbar ini tanpa selembar pun Naskah untuk berpidato, sedang kan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh assisten saya kemarin… Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak yang berusia 12 tahun "

Cerita ini benar" terjadi dan pidato severn Cullis-Suzuki itu benar" pidato yang dikatakan nya dalam pidato tersebut tanpa dilebih" kan .

Apa yang kita dapat dari cerita tersebut?

Video Lafaz Allah di Langit Al Furqon Palembang

maaf melihatnya agak sedikit memiringkan kepala

Sabtu, 13 Februari 2010

Bukti Kebesaran Allah di Palembang



Pada saat semua siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Furqon melaksanakan latihan manasik haji tanggal 11 Februari 2011 kemarin sepertinya Allah menunjukkan kebesaranNya di atas langit Al Furqon.

Hal ini sesuai dengan ayat di bawah ini
118. Dan orang-orang yang tidak mengetahui berkata: "Mengapa Allah tidak (langsung) berbicara dengan Kami atau datang tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada kami?" demikian pula orang-orang yang sebelum mereka telah mengatakan seperti Ucapan mereka itu; hati mereka serupa. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada kaum yang yakin.

belum selesai